dpd

​Wujudkan Program OVOM Petani Millennial, Ketum HA IPB Banten Serukan Dukungan & Apresiasi Langkah Gubernur dalam Penanganan Covid19 & Sektor Pertanian Berkelanjutan

( kata)

Slogan Banten Mantapkan Ketahanan Pangan, Lawan Covid19 dan Tagline Tetap Produktif Disaat Pandemic yang diusung oleh Pemprov. Banten pada HUT Provinsi Banten 4 Oktober 2020, merupakan lompatan besar dalam semangat produktifitas, kreatifitas, perjuangan dan kekaryaan bagi masyarakat Banten. Segenap lapisan masyarakat di Provinsi Banten baik pemerintah daerah Provinsi, Kabupaten/Kota, Pemdes, swasta, lembaga/komunitas maupun stakeholders lainnya secara dinamis bahu-membahu, bersatu, bekerjasama dan bergotong royong dalam upaya membangkitkan perekonomian.

Demikian pula, sekitar 4000an lebih Alumni IPB yang tersebar di 1552 Desa/Kelurahan dalam 155 kecamatan pada 8 Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten, melalui DPD HA IPB Banten mendukung dan mengapresiasi langkah-langkah Gubernur Banten dalam melakukan upaya-upaya penanganan pencegahan penyebaran Covid19.

"Dalam situasi seperti ini, jangan biarkan Pemprov. Banten berjuang sendiri melawan Covid19, langkah Gubernur itu diawal Maret 2020 sudah tepat dengan menetapkan PSBB di hulu pergerakan manusia, barang/jasa yakni Tangerang Raya. Bentuk dukungan kita nyatakan dalam bentuk surat dukungan yang kita layangkan kepada Gubernur sesaat setelah penetapan PSBB. Disaat banyak orang yang pesimis, kita justru optimis melangkah maju bersama mendukung dan mengapresiasi langkah pa Gubernur." Kata Junaedi Ibnu Jarta saat membuka Rapat Terbatas Pengurus di Kafe kang Ulum Perhutani Alun-Alun Kota Serang Jum'at, 19 Pebruari 2021.

*

Sekjen DPD HA IPB Banten, Andafish melaporkan "bahwa Bentuk dukungan lainnya, melalui Badan Otonom Aksi Relawan Mandiri (ARM) yang dibentuk 10 Maret 2020, relawan ARM alumni IPB turun ke lapangan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan covid19, sosialisasi protokol kesehatan, melakukan penyemprotan disinfektan di berbagai fasilitas umum seperti pondok pesantren, mesjid/mushola, pelabuhan dan tempat pelelangan ikan (TPI) serta perumahan nelayan dan warga lainnya. Selain itu ARM bekerjasama dengan pihak lain memberikan sumbangan bahan pokok dalam bentuk beras kepada masyarakat terdampak covid19."

Bay Adam Hasyim, selaku Bendum menambahkan, "bahwa kami mengucapkan terima kasih khususnya kepada Gubernur Banten, H. Wahidin Halim atas bantuan peralatan mesin semprot berikut disinpektan dan APK untuk personil ARM dalam aksi nyata pencegahan dan penyebaran Covid19, dan umumnya terima kasih kepada para donatur Alumni IPB, Forum CSR, MW Kahmi dan Pemerintah Kabupaten/Kota dan Pemerintah Desa terutama para Kepala Desa, atas kerjasama yang baik, telah membantu penyaluran berbagai bantuan kepada masyarakat yang terdampak covid19."

Dalam rapat terbatas tersebut, terungkap pula bahwa DPD HA IPB Banten selama pandemi Covid19, telah melaksanakan beberapa program dan kegiatan, diantaranya:

1. Program Penanaman 1 (satu) Juta pohon. Telah terlaksana penanaman sekitar 30.000 lebih di lokasi lahan kritis, rawan banjir dan longsor kab. Lebak di kec. Sajira, Cipanas, Lebakgedong, Sobang dan kec. Cibeber serta kab. Pandeglang di kec. Mandalawangi dan kec. Cimanuk.

2. Program Mentoring dan Coaching Clinik bekerjasama dengan PT. Villa Tani Indonesia (VTI) dengan program Banten Memanggil 1000 Petani Millennial untuk mewujudkan program OVOM (One Village One Mentor) Petani Millennial.

3. Program Festival UMKM/BUMDes bekerjasama dengan PT. VTI dengan program Banten Memanggil 1000 UMKM untuk naik kelas.

4. Pelatihan pengembangan perikanan budidaya sistem bioflok di beberapa pondok pesantren salafi dan modern serta kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan).

5. Roadshow produk alumni. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan mengunjungi beberapa usaha mikro dan kecil alumni IPB seperti ternak lebah madu teuweul (trigona) di Pandeglang, madu odeng di Lebak, Villa Ternak Cikirai dll.

5. Program Rutin Bulanan Pengurus dilakukan setiap bulan dilaksanakan di beberapa tempat dan ruang terbuka di beskem Alumni IPB diantaranya di Saung Sabagi Kang Jun Rangkasbitung, Rumah Pohon Tenda Cimanuk Pandeglang, Villa Ternak Cikiray Cilegon, Kafe Kang Ulum Perhutani Yumaga Alun-Alun Kota Serang, dan di Kopi O Cipocok Kota Serang.

6. Program sosial berupa bantuan pembangunan bedah rumah tidak layak huni (RTLH) di Kp. Muhara kec. Lebakgedong, Kp. Pasir Eurih kec. Sobang dan Kp. Leuwicoo di kec. Muncang.

7. Melaksanakan Kajian On Line (KAOL) Alumni IPB dengan menggelar Diskusi Publik dan Seminar sebanyak 5 kali melalui aplikasi zoom meeting selama 2020.

8. Mewujudkan konsep inovasi program IFS (Integrated Farming System) atau Food Estate yang berkelanjutan yaitu konsep sistem pertanian yang terintegrasi dari hulu-hilir dalam suatu hamparan wilayah pertanian, perikanan, perkebunan, peternakan, kehutanan dan lingkungan serta pengolahannya yang inovatif dan berkelanjutan. Lahan yang tersedia dan siap digarap sekitar 2500 hektar di kawasan Lebak dan 600 hektar di kawasan Pandeglang. Pendekatan konsep ini tematik, holistik dan integratif berbasis inovasi dan teknologi 4.0 untuk mewujudkan pertanian dan ketahanan pangan berkelanjutan di Provinsi Banten.

Selanjutnya, dalam rangka mendukung dan mewujudkan slogan Banten Mantapkan Ketahan Pangan sekaligus Tagline Tetap Produktif Dimasa Pandemic, dalam Rapat Terbatas Pengurus tersebut tercetus ide dan gagasan untuk menghimpun potensi dan produksi hasil usaha keluarga alumni dan masyarakat UMKM yang paling cocok untuk keluarga besar alumni IPB dengan membentuk Koperasi Alumni IPB Banten.

"Koperasi ini kami beri nama yang gagah, berani dan siap tempur, siap bangkit melawan covid19, siap bangkit pulihkan ekonomi alumni khususnya dan umumnya ummat/masyarakat Banten yang bernama Koperasi Agro-Maritim Banten, yang kami singkat KOMBAT" pungkas Sekjen Andafish sambil tertawa terbahak-bahak.

Terkait