Dies Natalis ke-57, Alumni IPB Sulsel Resmikan Pembangunan Masjid Al-Ghifari di Maros

( kata)

Himpunan Alumni (HA) IPB Sulsel melaksanakan kegiatan peletakan batu pertama Masjid Al Ghifari, Rabu (9/9/2020). Peletakan batu pertama dilakukan sehubungan dengan Dies Natalis ke-57 IPB pada 1 September 2020. Masjid tersebut terletak di Cluster Adelia Kawasan EMS Land, Desa Purnakarya, Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros.

Lokasi yang akan dibanguni merupakan hibah dari PT EMS Land Propertindo yang merupakan pengembang Tanah Kavling di kawasan Kota Makassar, Kabupaten Gowa dan Maros. H Akhmad Ariesta Gemilang yang merupakan Direktur Utama EMS Land yang juga merupakan Alumni IPB sangat antusias dengan niat baik para alumni. Pria yang akrab disapa Esta itu berkomitmen siap membantu dalam segala hal demi lancarnya pembangunan masjid Al-Ghifari ini.

Acara ini dihadiri oleh Pemkab Maros, Pemerintah Kecamatan Tanralili, Kepala Desa Purnakarya serta para alumni IPB yang tergabung dalam Himpunan Alumni IPB SulSel. Ketua Umum HA IPB Sulsel Dr Sulkaf Latief memberikan sambutan hangat dalam momentum tersebut. Sulkaf mengajak para alumni untuk bahu membahu membangun masjid Al Ghifari.

Ia mengatakan, masjid ini akan dijadikan pusat pembelajaran agama, tahfidz, pelatihan bahasa inggris, pelatihan enterpreunership di bidang pertanian, perikanan dan peternakan. "Para alumni siap menjadi trainer atau penyuluh dalam bidang tersebut," kata Sulkaf dalam rilis yang diterima Tribun Timur, Kamis (10/9/2020).

Lokasi Cluster Adelia ini dipilih oleh para pengurus HA IPB Sulsel setelah melakukan beberapa survey lokasi alternatif. Desa purnakarya Kecamatan Tanralili merupakan rencana kawasan segitiga emas yang masuk dalam perencanaan kota Mamminasata. Selain itu, di lokasi ini masih banyak terdapat sektor pertanian dan peternakan dan ke depannya akan dibangun kawasan Agrowisata di Pucak.

Hal inilah yang menjadi nilai tambah sehingga lokasi di Cluster Adelia dipilih sebagai lokasi pembangunan masjid.

"Para alumni ke depannya bisa berkontribusi untuk mengembangkan sektor pertanian, perikanan dan peternakan dengan memberikan penyuluhan dan pembimbingan bagi masyarakat sekitar," tambah Sulkaf.

Acara peletakan batu pertama ini berlangsung hikmat dan ditutup dengan doa bersama dan shalat Ashar berjamaah di lokasi pembangunan masjid.

Sumber : makassar.tribunnews.com