Catatan Pimpinan Sidang Rakernas III HA IPB Tahun 2020

( kata)

Zulhamsyah Imran, Pungkas B Ali, dan Sonhaji.

Rakernas III HA IPB diselenggarakan pada 25 Juli 2020 Pukul 09.10-13.00 WIB. Inilah rakernas pertama yg dilaksanakan secara blended, yaitu memggunakan platform zoom dan face to face di Gedung Alumni IPB.

Peserta rakernas terdiri dari 21 DPD, 10 DPC, 9 DPK, dan 2 Badan Otonom yg tersebar dari Aceh sampai timur Indonesia. Acara dinahkodai oleh Sukma Kamajaya sbg Ketua Panitia dan Sonhaji sebagai Ketua SC. Nah saya ke bagian sebagai anggota SC sekaligus dipercaya utk mimpin jalannya rapat2 pleno yang dibantu oleh Pungkas Bahjuri Ali sebagai anggota dan Sonhaji sebagai sekretaris. Jadi kami bertiga mengawal jalannya rapat dari awal sampai akhir. Pastinya sangat menyenangkan bagi saya karena dapat memgasah kemampuan mimpin sidang pada era new normal sekaligus memgenang masa2 aktif di dunia kemahasiswaan. Acara berjalan secara sistematis, masif dan terorganisir (SMT) serta sangat demokratis

Acara di awali dgn menyanyikan lagu Indonesia Raya, Himne IPB dan baca doa serta dilanjutkan dgn sambutan Ketua Umum dan penyerahan palu sidang dari Fathan Kamil kepada Zulhamsyah Imran. Pak Ketum selalu mengingatkan utk senantiasa berkhidmad dan amanah dalam berorganisasi utk membangun sinersitas alumni IPB.

Berikutnya, pimpinam sidang pleno 1, membuka rangkaian sidang rakernas dan memimpin PLENO 1 dengan bahas Agenda Acara dan Tata Tertib Rakernas III. Pleno I betlamgsung mulus dan consideran 01 dan 02 disyahkan pukul 09.37 WIB.

Giliran Kang Pungkas mimpin Pleno 2 dgn agenda Laporan Pertanggungjawaban dan Program DPP HA 2020. Dalam waktu yg tidak terlalu lama setelah Ketum dan Sekjen menyampaikan laporan kerja 2019 dan prigram unggulan 2020, pimpinan sidang ketok palu dan konsideran 03 pun ditetapkan pada pukul 10.25 WIB.

Tiba saatnya sang Ketua SC, Sonhaji mimpin Pleno 3 dengan agenda penyampaian Program Unggulan DPD, DPK, dan Badan Otonom. Satu persatu sang pimpinan sidang mempersilahkan peserta menyampaikan apa yg sudah dilakukan dan apa prigram unggulan di sisa paruh waktu 2020. Berikut ranfkuman singkatnya:

DPD Jabar:

1. Telah melakukan kegiatan sosial penanggulangan covid 19 dengan membagikan APD ke 27 DPC, Memberikan santunan kpd guru ngaji, diskusi dgn narsum pakai flatform webinar, pembentukan PT TTIC kerjasama dgn Kementan dan Dinas Pangan,

2. Pengembangan PT TTIC di Kota Bandung, fokus ikut kontribusi dalam ketahanan pangan lewat webinar, partisipasi pada gugus tugas Covid 19, pendataan alumni IPB Jabar,

DPD Jatim

1. Forum bisnis alumni, sudah mulai produksi produk pertanian, memciptakan lapangan kerja, sdh ada contoh produk alumni

2. Mengembangkan industri dan UMKM pertanian, replikasi kegiatan usaha utk alumni muda

3. Pengembangan sapi perah di Batu, fokus pada pembuatan produk turunan;

4. Melaksanakan webinar pengembangan pertanian

5. Program bakti sosial

DPC Malaysia

1. Program Titian Muhibah, ada kendala covid dan SDM

2. Webinar Titian Muhibah Internasional

3. Pengembangan network antar alumni diaspora

DPD Kalbar

1. Program yg sudah: donor darah. silaturahim dan koordinasi lewat 4 grup, berbagi dgn sesama utk APD dan vitamin,

2. Pembentukan DPC Sambas, Pontianak, Kubu Raya; program PLTB kerjasama dgn Badan Restorasi Gambut; program penggemukan sapi, penanaman jahe, dan program BD perikanan

DPK FPIK

1. Program penanggulangan Covid kerjasama dgn FPIK dan Agrianita sdh dilakukan

2. Akan melanjutkan dgn Munas dan Ruaya di Septemper 2020

DPK Faperta/IKA

1. Menunda pergantian pengurus, rencananya akan berbasis online

2. Kegiatan: launching batch 7 sabisa farm, beasiswa batch ke 4 utk yg emergency, webinar kewiraushaan 2 kali, penanggulangan mahasiswa dampak covid dgn orang tua asuh (98)

DPK Vokasi

1. Galeri diploma, preneur alumni, sudah dilakukan

2. Online job, pusat alumni diploma, enterpreueship bagi alumni baru dan mahasiswa, pelatihan mahasiswa sambil kuliah, pengembangan usaha alumni, pembuatan data base alumni, pembuatan web alumni menjadi target sisa 2020

DPD Sumsel

1. Festival buah, donor darah dan HBH, penanaman pohon langka di Kantor Gub dan sangat di support oleh Dirut Bank Daerah Samsuddin

2. Program unggulan Festival Buah, gregah; Persiapan MUSDA; Implementasi kerjasama ATP, apakah ada bantuan dana dari DPP dalam hal dana tanya juru bicara

DPK FEM, Keluarga Alumni FEM

1. Jaringan alumni blm kuat, pengurus baru berjalan 1 tahun,

2. Ada 4 tahapan (awwareness, yg dilakukan dan tahapan terakhir collaboration)

3. Membentuk channel KA, menampung aspirasi, membetuk tim formatur dgn talent scoting, Optimalisasi sosial media khususnya utk nostalgia, sharing, webinar ttg life skill, parenting,

pembentukkan FEM Foundation, donasi utk penanggulangan covid 19

DPK FKH

1. Penanggulangan covid utk mahasiswa dan co ast, ada tiga kali bantuan paket kpd mahasiswa FKH, sebaran paket pangan dan pemberdayaan kantin,

2. Kiprah alumni FKH melalui media, konservasi satwa langka, happy teaching utk kampus FKH menggunakan sentuhan multimedia pada masa pandemi dalam 30 paket, webinar kesehatan hewan, kesehatan masyarakat veteriner, pergantian pengurus di Sep

DPD HA Bali

1. Ada kegiatan pembentukan koperasi alumni, memgumpulkan bali premium produk utk eksport, bantuan kpd kel tani utk sertifikat eksport, memdorong produksi dan pasar tani, festival duren, bantuan APD

2. Membuat usaha online, buka e commerce beli bagus.com, mendorong usaha alumni dgn pemasaran online lewat koperasi, pelatihan utk petani muda

DPD Maluku Utara

1. Donor darah bersama Antam, aksi bersih pantai dan menanam pohon, diskusi rempah2, pembagian sembako dan musyaf al quran;

2. Webinar potret kemandirian lokal Malut, kolaborasi dgn DPP

DPK Fapet

1. Webinar 3 kali, sudah ada badan hukum, donasi tendik dan pensiunan, serta mahasiswa, ada beasiswa emergency, sudah ada forum bisnis Hunter,

2. Program protein sehat, webina gerakan protein sehat, e commerce hunter, pelatihan e commorce, link building enter neur student dalam bentuk mentoring leader, hari pulang kandang ditunda kevtahun depan

DPD Sulsel

1. Donor darah, evaluasi kegiatan, HBH virtual, webinar 3 kali: solusi dampak ketahanan pangan, berteman dgn covid, aksi peduli covid 19, aksi peduli bencana alam, IPB gies to Celebes

2. Pembangunan mesjid dan sdg dalam pengumpulan dana, laumching di 2020, ada reshufle juga loh

DPD HA Jateng

1. Revitalisasi organisasi, bagi paket sembako. menanam pohon,

2. Gerakan utk program komunikasi dan menyentuh masyarakat

Badan Otonom ARM

1. Sudah ada banyak program

2. Akan fokus program lumbung pangan, urban farming, pelatihan tanggap bencana

DPD Lampung

1. Bantuan paket covid

2. Program jangka panjang utk perbaiki kehidupan nya petani, penguatan kelompok petani milenial, pengadaan lahan pertanian, penggalangan penjualan produk alumni, pelarihan nuer, webinar, pemberdayaan ekonomi pedesaan kerja sama IPB dan BI, akan MUSDA

HA E/DPK Fahutan

1. Program ke arah care, resoect dan mandiri: bantuan, sumbang sarannke KLHK, konsolidasi ke dalam, kedukaan, ada 2 perusahaan, ada majalah

2. Usaha non kehutanan-THR dan Cifor, seminar dan pelatihan, melanjutkan care respect dan mandiri.

DPK Pasca Sarjana

1. Belum bgt berjalan karena masih baru

2. Pembiayaan pertanian syariah, kontribusi aksi sosial pengembamgan agro industri susu di bawah management koperasi, fasilitasi adanya lahan wakaf, pelatihan dan seminar bisnis berbasis webinar, studi banding ke usaha.

Di sela2 pleno 3, pimpinan sidang mempersilahkan Rektor IPB, Prof. Arif Satria utk Update dan sharing perkembangan IPB memasuki era New Normal. Ada beberapa point yg disampaikan, diantaranya:

1. IPB membuat 5 fase dengan betbagai protokol;

2 ada shifting dari off line ke on line system dalam penyelenggaraan kuliah dan berbagai kegiatan lainnya

3. Ada bantuan kepada mahasiswa, masysarakat dan rumah sakit

4. Ada bantuan qouta internet dan makan kpd mahasiswa

5. Ada kebijakan UKT bagi mahasiwa yg berdampak, dalam bentuk penurunan dan pembebasannya

6. Pengambilan kebijakan berdasarkan pada survey, wisuda dilakukan secara on line bagi yg mau, sebahagian besar masih menghendaki off line, perkuliahan scr daring, praktikum akan dilakukan pada November

7. Akan ada bantuan pulsa kpd seluruh mahasiswa, pada smt ganjil 2020

8. Ada bantuan petani desa

9. Ada 6 prioritas penelitian IPB termasuk rapid test

10. Ada bantuan 5000 paket utk masyarakat lingkar kampus

11. Ada layanan 2400 sampel uji PCR,

12. Produksi produk herbal utk penanggulangan covid, saripati ayam jahe, spirulina dan lainnya

13. Penerbitan buku dalam bentuk tip dalam hadapi covid;

14. Design cetak para pengusaha, preuneur talent pool dalam kurun waktu 4 tahun, perlu di link kan dgn HA IPB, link kan dgn program CEO Desa, program CEO School, Holding BUMDES perbaikan produk dan pasar; Ada rencana penambahan CEO desa jadi lebih dari 100 desa, one CEO one village.

Pada sesi diskusi mengemukan beberapa hal:

1. Bagaiamana mendorong produk alumni agar dapat tembus pasar dalam dan luar negeri?

Membangun sinergi antar alumni, IPB dan swasta, pengembangan model pendampingan petani sekitar kampus-kerjasama packaging dan pemasaran 30 supermarket bgt contoh yg disampaikan Pak Arif.

Perlu ada panduan replikasi model IPB, perlu ada cold storage, dan e commerce, ada replikasi ke pasir sarongge, link kebun percobaan utk bisnis (model bisnis), akan ada di Sukamantri dan Jonggol sebagai etalase dan tempat penelitian;

Perlu ada peran HA baik DPP dan DPD utk replikasi model bisnis ATP yg sdg dikembangkan IPB.

What Next: perkuat mentoring leaders dan mentoring bisnis.

2. Kang Muklis, statuta terakhir ke arah bioscience dan penting utk solusi kesehatan, bagaiamana peran IPB dari hulu dan hilir serta dapat dikembangkan di daerah, apa hambatan pasar produk lokal, mengapa tgt kpd produk luar, apa yg bisa dilakukan bersama alumni, IPB water apa hambatannya? Sekitar kampus perlu ada kampanye olah sampah dan dikaitkan dgn bio science, green habit characters, isu pangan dan energi, bagaimana peran IPB dalam pengembangan energi terbaharukan;

3. Eka Raharjo, ada kerjasama perusahaan Astra. apakah bisa disebarluaskan ke DPD dgn menggunakan MoU IPB, apakah DPP bisa mendorong program ini.

4. Dillon, KUR utk pangan, apakah ada model di IPB yg dapat diadopsi

Dua tahun terakhir sdg siapkan Biomedical School dgn pengembangan biofarma dan medical nya, ada mahasiswa dari UI dan UGM kuliah S3 dari IPB, Senat sdg pndalaman proposal utk mensirinkan fakuktas bio medicene, pertanian for health sedang digarap, produk kesehatan dari laut memang sedang dikembangkan, perlu TRL 6-7-8-9 agar ada perceoatan menjadi produk, kerjasama dengan investor dan pengusaha perlu dilakukan utk scale up, IPB akan bukan serambi Botani di Terminal III.

Agriculcure for energy juga sudah menjadi fokus, energi pesawat berasal dari keragenan rumput laut, helm IPB sdg dinegokan dgn CEO Go jek, pengembangan komestika dari rumput laut, fiber juga sdg dikembangkan dgn rl, gula kecdeoan menggunakan limbah sawit, limbah sawit menjadi andalan ke depan, future food apakah di arahkan, air mineral sudah diproduksi oleh Bening Fateta dan akan diarahkan di Sukamantri.

Kendala yg ada ke neur level: masih action pribadi sehingga perlu diubah menjadi kolektif, spaghetty jagung punya pasar baik, daerah dapat kerjasama dgn perusahaan daearah, HA dan IPB perlu duduk bersama utk buat model yg dapat diterapkan bersama, mitra IPB dan Tani perlu mendaoatkan KUR utk Green House, festival buah perlu ada action di lapangan dgn produk khas sumsel.

Tindaklanjut, duduk bersama utk rumuskan model pengembangan bisnis.

Konsep IPB ke depan sebagai IPB Town selain IPB Kampus, sehingga sanitasi sekitar kampus akan di dorong denga dosen memgabdi, sampah dikelola dengan bus terpisah, bangun TPA Cikabayan, dan komposting, memjadikan sampah sebagai tempat wisata, ada bio digester, ada inseminator saat ini, akan ditularkan ke masyarakat sekitar kampus.

Usai Rektor memberikan up date, acara dilanjutkan dgn pleno 4 dengan agenda penetapan panduan pelaksanaan kegiatan pada era new normal dan mekanisme musda online. Pleno kembali dipimpin oleh Zulhamsyah Imran. Dgn strategi secara cepat consideran 05 dan 06 dapat ditetapkan pada pukul 12.45 WIB dgn catatan tetap menunggu masukan dari peserta rakernas sampai dengan akhir Agustus 2020.

Acara ditutup oleh Ketum yg mengingatkan kembali utk tetap berkomitmen dalam menjalankan amanah organisasi. Sampai ketemu lagi pada Rakernas 4 Tahun 2021. Selamat bekerja dan berkarya.

dpphaipb
pimpinansidang
Zulhamsyah Imran