reuni

Reuni Perak Alumni IPB 32

( kata)

Persiapan Reuni Perak 32 kategorinya berjalan selama 1 tahun, November 2019, panitia kecil terbentuk. Niatan mempersatukan alumni IPB 32 yang sudah berpencar di segala penjuru dalam Reuni Perak Alumni IPB 32. Sabtu, 26 September 2020 ditetapkan tanggal untuk bertemu di IPB International Convention Center. Berbagai rencana pertemuan tatap muka ditetapkan. Seperti Riung Mungpulung, Bussines Match Meeting, musik nostalgia, bazzar produk alumni dan lainnya. Namun karena pandemi, pertemuan tatap muka tidak dimungkinkan.

Alumni IPB tersebar dimana-mana, beragam profesi dan berbagai domisili. Penjaringan kontak para alumni 32 yang masih tersebar perlu dihimpun dan dikumpulkan agar terjalin sinergi dan konektivitas. Reuni Perak Alumni IPB 32 yang bertemakan “Pertemuan, Persahabatan dan Pengabdian” ini alhamdulillah tetap berjalan meski virtual. Apalagi, Rektor IPB dan Ketua DPP Himpunan Alumni IPB berkenan hadir pula.Terdaftar 505 orang alumni IPB. Melalui Zoom Meeting, keseruan reuni perak tetap terasa. Ketua Reuni Perak, Dudi Fitri Susandi, “Kami berterimakasih sekali atas dukungan BLST, Frida Aulia, Arkadi Digital, Distorsi Jiwa Radio, Rafedda Express dan akang teteh yang sudah memberikan donasi dan doorprise nya. Konsep bertemu dari 8 orang, dan akhirnya terjaring 500 koneksi lebih tercatat dalam daftar. Ajang ini juga sebagai inisiasi terbentuknya wadah alumni IPB 32.” Pertemuan yang terjadi setelah 25 tahun, muncul persahabatan dan terbentuk jejaring pengabdian yang InsyaAllah diisi sebagai tabungan amal positif, juga menjadi marwah dan arah gerak reuni perak. “Melalui reuni pun, kita berikan jejak yang positif. Dana komitmen untuk footprint, penjaringan dana komitmen akan dilakukan sebagai tabungan amal. Diakhir kegiatan berupa breakout room, memfasilitasi berkumpul setiap fakultas untuk menjaring tim formatur dan para calon ketua angkatan. Apa yang kita lakukan untuk menjadi terbaik, tetapi terpenting adalah berbuat baik.” Pungkas Dudi.

Ibu Iis Syarifah Aisyah, Direktur Kerjasama dan Hubungan Alumni, pun turut bangga, “Alumni IPB semakin guyub dan semakin kenal. Meski pandemi, tetapi dengan link internet tetap mendekatkan, bahkan menjadi semakin mudah. Tanpa harus melakukan perjalanan jauh yang take time. Mari selalu memelihara korsa IPB. IPB semakin hebat. Alumni berkiprah untuk kampus, IPB dan masyarakat”.

Ketua DPP, Fathan Kamil merasa senang dan mendorong alumni 32, “Berkumpul untuk hal baik, tentu harus juga bermakna baik. Wujudkan nilai dalam impelementasi. Tidak sekedar berkumpul guyub dan mengenal, tetapi isu sinergitas untuk kontribusi kemaslahatan diri dan masyarakat atau komunitas menjadi prioritas. Catatan penting untuk kita yang up then 4o, memulai suatu definitif, clear secara sejarah, lebih berkontribusi aktif dan bermaslahat lebih luas untuk berusaha keras membangun kontribusi, memperkuat jiwa korsa semua alumni. Tidak lagi individualis atau meniadakan satu sama lain. Ubah perspektif saling mendukung agar bisa menarik gerbong 32 ini untuk menambah daya dukung untuk pencapaian terbaik di Indonesia.”

“Satu kewajiban moral untuk berkomitmen. Back to almamater. Semangat kita bangun untuk melahirkan kepemimpinan. DPP HA IPB sudah melaksanakannya mulai dari konsolidasi forum bisnis alumni, pertemuan per cluster, memperkuat basis outcome untuk menambah maslahat bangsa dan negara. Proaktif dalam melatih kepemimpinan di mentoring leader. Menjadi mentor terbaik. DPP HA IPB akan launching FSA diaspora yang melibatkan alumni yang berada di luar negeri untuk mengoptimalkan daya dukung alumni yang berada di luar negeri. Percepatan kepemimpinan untuk menambah sinergi dan jejaring yang kuat. Bagian kitalah berkontribusi terhadap negara”, tambah Fathan.

Pak Rektor dalam video lifenya berpesan kalangan muda itu adalah kalangan yang masih berpikir tentang masa depan. Seperti kita. Pa Rektor berterimakasih atas acara khusus di radio yang dipersembahkan alumni IPB 32. Membuat semakin semangat dan optimis. “ Dalam kondisi sekarang, psikologis dan fisik dua-duanya berkaitan. Pa Rektor menjelaskan menurut Ibnu Sina, kepanikan adalah setengah dari penyakit, dan ketenangan adalah setengahnya obat. Mendapat ketenangan, beribadah, dan kesabaran adalah langkah awal kesembuhan. Saya sangat apresiasi untuk itu.”

“Tentu fisik juga untuk dijaga. Olahraga, pola makan dan pengaturan kegiatan penting agar badan tidak drop. Berkarya, bekerja, berperilaku dan berhati yang baik. Ciri alumni IPB ada 3 (tiga) yaitu integriti, inovasi dan inspirasi. Penting sekali kita bangun kredibility yang memungkinkan kolaborasi untuk meningkatkan inovasi sebagai kunci kemajuan, maka akhirnya akan memunculkan inspirasi. Karena itu menjaga inspirasi sebagai basicnya. Proses inspirasi yaitu menggugah orang lain dan bisa menggerakan. Penuh energi positif akan optimis. Kembali punya mimpi dan inovasi. Makanya tahun ini, KKN wajib sebagai langkah mahasiswa sharing untuk menginspirasi masyarakat desa. Mimpi itu gratis, dan modal maju ke depan ide mimpi untuk menginspirasi. Seberapa besar keinginan berkarya dan berpikir maju. Jadilah inspirator. Guru yang baik adalah guru yang bisa menjelaskan. Guru hebat adalah guru yang menginspirasi. Kemampuan inspirasi itu penting. Mindset utama ke arah kemajuan. Mari bangun networking yang terus bergerak dan tidak statis. Maju bersama. Sama halnya dengan IPB no 1. Kampus terbaik. Mindset ke depan lebih baik dan optimisme. Perasaan inferior harus dihilangkan”, tutup Pa Rektor.

Pertemuan reuni perak menjadi ajang silaturahmi yang ditunggu-tunggu dan moment yang penting ini alhamdulillah berjalan lancar. Persembahan spesial dari Agustinus Toko susetio yang akrab dipanggil Koko ini mencipta lagu khusus Reuni 32 yang berjudul Zoom-pa Lagi SAmpe TuA. Sungguh kereeeen. Koko berprinsip inspirasi dituangkan dalam lagu. Puluhan lagu sudah dibuat. Bahkan album pertama sudah rilis. Kalimat Zoom-pA Lagi SAmpe TuA ini adalah singkatan dari Zoom-pa Seluruh Alumni Tiga Dua, inspirasi yang dihasilkan oleh Dian Anto Sudjud saat pertemuan di Chitalasa. Dan kita jadikan jargon keren untuk Alumni IPB 32.

Hal menarik lainnya, dalam reuni ini, kita menyaksikan video tampilan jurusan yang seru abis. Kreativitas muncul dan tentu ketakjuban yang memunculkan nostalgia melalui foto lama dan kenangan yang tak terlupakan. Meski tidak bisa bersapa ke semua orang, tetapi reuni ini berhasil memfasilitasi bertemu dengan teman lama, teman sekelas, teman se-kostan, bahkan teman saat di organisasi. Dan bukan hanya itu tujuannya. Bukan hanya silaturahmi, tetapi juga inisiasi sinergi, jejaring dan kontribusi sesama angkatan 32 IPB. Oleh karena itu, reuni perak Angkatan 32 juga untuk menciptakan alumni engagement.

Karena tujuan reuni bukan hanya nostalgia, tetapi tujuan besarnya adalah mewujud perkumpulan yang semoga berkembang menjadi komunitas, untuk mempererat silaturahmi dan komunikasi antar alumni IPB 32. Juga bertambah networking, ekspose bisnis dan terutama maintaining grup 32 agar berdayaguna, sehingga diharapkannya sinergitas alumni tercipta. Diharapkannya langkah ini bisa membangun networking, tercipta ikatan batin dan bahkan bisnis sesama alumni 32. Makanya tanda khusus 32 adalah 3 jari kanan dan 2 jari kiri yang ditautkan.

Alumni IPB akan Launching Program Sosial Alumni 32. Komunitas 32 yang nantinya menyikapi kondisi terkait program pendidikan masa pandemi, efek pandemi terhadap keluarga seperti KDRT, peningkatan literasi, psikologi keluarga dan parenting. Program ini sifatnya sosial kemasyarakatan. Sebelumnya dilakukan, inisiasi Program Sosial Alumni 32 berupa pemberian santunan, hibah buku dan parenting telah dilakukan Minggu, 13 September 2020, Pukul 09.00 di Kelurahan Menteng. Agenda yang masih harus dikerjakan panitia adalah penyerahan Footprint 32 di kampus IPB. Juga mengawal Tim Formatur untuk Penetapan Ketua Angkatan, Nama Angkatan, dan Logo Angkatan.

Moment pertemuan alumni IPB 32 setelah bertahun-tahun lamanya dibuat lebih bermakna. Nostalgia bukan hanya diisi dengan mengenang kebersamaan saat dahulu namun yang terpenting adalah niat bergabung dalam berkiprah bersama saat ini dalam rangka mengeratkan kembali silaturahmi kita dan berbakti bersama. Berjarak tapi tetap mendekatkan. Dari tidak kenal menjadi kenal. Pun termasuk rindu yang sama. Indahkan cerita. Tetap terukir dalam kalbu. Disatukan 32 satu tujuan saling jaga satu rasa 32.

#ABF_06102020
#asmahudroh

Terkait