bawang

Anjloknya Harga Bawang, HA-IPB Bentuk Gerakan Peduli Petani Bawang

( kata)

Bogor (Alumniipb.org) - Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA-IPB) membentuk Gerakan Peduli Petani Bawang. Gerakan tersebut diinisiasi HA-IPB dan PETA Nusa sebagai antisipasi semakin meluasnya harga bawang merah yang anjlok.

“Dari temuan tim PETA Nusa dan HA-IPB, bawang dari petani dibeli dengan harga Rp 2000/kg, padahal modal produksi sedikitnya Rp 13000/kg,” kata Fathan Kamil, Ketua HA-IPB, pada Jumat (5/1).

Gerakan Peduli Petani Bawang te lah berhasil membeli 2,5 ton bawang merah langsung dari petani sentra produksi bawang di wilayah Brebes. Bawang merah tersebut tiba di gedung HA IPB, Kota Bogor, Kamis (4/1), dan langsung didistribusikan kepada 218 alumni IPB yang sudah mendaftarkan diri untuk membeli bawang tersebut.

"Ini merupakan komitmen HA-IPB menjadi bagian dalam mensejahterahkan petani Indonesia. Petani merupakan tulang punggung dari ketahanan pangan, jika petani terganggu, maka kontribusi pangan ikut terganggu," lanjut Fathan.

Fathan menilai pemerintah tidak bisa mengontrol semua persoalan di lapangan, sehingga kehadiran HA-IPB harus tetap mengabdi dan berkontribusi dalam mewujudkan kejahteraan petani.

“HA-IPB sudah berkonsolidasi guna memperluas Gerakan Peduli Petani Bawang itu kepada semua Dewan Pengurus Daerah (DPD) dan Dewan Pengurus Cabang (DPC) yang bisa mengakses bawang merah tersebut,” jelasnya.

Setidaknya menurut Fathan, upaya membeli hasil pertanian tersebut bisa menggetarkan pasar dan harga di tingkat petani tetap terjaga. (mgl)